Lamongan, — Pascasarjana Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S-2 PBSI) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penulisan Naskah Cerita Pendek dengan menghadirkan narasumber Dr. H. Sariban, M.Pd., pakar dan praktisi sastra Indonesia sekaligis dosen Pascasarjana Unisda Lamongan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa S-2 PBSI dan berlangsung dengan penuh antusias di aula Pascasarjana Unisda Lamongan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menulis kreatif mahasiswa pascasarjana, khususnya dalam mengembangkan karya sastra berupa cerita pendek yang bernilai estetika dan edukatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori sastra yang mereka pelajari ke dalam praktik penciptaan karya sastra yang bermakna.
Dalam sambutannya, Dr. Sutardi, S.S., M.Pd., selaku Direktur Pascasarjana Unisda Lamongan, menyampaikan bahwa kegiatan penulisan naskah cerita pendek ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperkuat kompetensi literasi dan kreativitas mahasiswa. “Mahasiswa pascasarjana bukan hanya dituntut piawai dalam meneliti dan menulis ilmiah, tetapi juga perlu memiliki kepekaan sastra dan kemampuan menulis kreatif yang dapat memperkaya khazanah keilmuan dan budaya literasi,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Dr. H. Sariban, M.Pd. dalam paparannya menjelaskan tentang prinsip-prinsip dasar penulisan cerita pendek, mulai dari pemilihan tema, penokohan, alur, gaya bahasa, hingga pesan moral dalam karya sastra. Beliau juga menekankan pentingnya orisinalitas dan kejujuran batin dalam proses kreatif. “Menulis cerpen bukan hanya soal teknik, tapi juga tentang keberanian menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan yang dekat dengan pengalaman pembaca,” tegasnya.
Peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menulis dan mempresentasikan karya singkat yang mereka buat di tempat. Beberapa karya mahasiswa bahkan mendapatkan apresiasi langsung dari pemateri karena dianggap memiliki ide segar dan gaya bahasa yang kuat.
Salah satu peserta, Nur Aini, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana menulis cerita pendek yang menarik dan bermakna. Bimbingan dari Dr. Sariban membuat kami lebih percaya diri untuk mulai berkarya,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada pemateri oleh pihak Pascasarjana Unisda Lamongan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam menginspirasi mahasiswa untuk terus menulis dan berkarya di bidang sastra.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa S-2 PBSI Unisda Lamongan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi sastra mereka dan mampu menghasilkan karya-karya yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga bermakna secara sosial dan akademik.
