Persiapan Program BIPA di SLSU: Awal Kolaborasi Pendidikan Antara Filipina dan Indonesia

Southern Leyte, Filipina — Dalam upaya mempererat relasi pendidikan antara Indonesia dan Filipina, Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan melaksanakan sesi pengenalan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di kampus Southern Leyte State University (SLSU) Tomas Oppus pada 24 Januari 2024.

Kegiatan ini diperuntukkan bagi mahasiswa SLSU yang akan mengikuti program praktik mengajar di UNISDA pada periode April–Mei 2024 mendatang. Dr. Irmayani, M.Pd. hadir sebagai pemateri sekaligus memaparkan materi umum mengenai Cross-Cultural Understanding (CCU). Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa Indonesia bukan sekadar kemampuan berkomunikasi, melainkan juga menjadi kunci penting untuk memahami nilai budaya dan beradaptasi dengan lingkungan pendidikan di Indonesia.

Materi yang disampaikan mencakup salam sehari-hari, kosakata dasar, serta pengantar budaya Indonesia. Antusiasme mahasiswa SLSU terlihat jelas selama sesi berlangsung, menunjukkan kesiapan mereka untuk mempelajari bahasa sekaligus mengenal lebih dekat kebudayaan Indonesia.

Menurut Dr. Irmayani, pengenalan BIPA ini merupakan bagian dari dukungan UNISDA terhadap program SEA-Teacher, sebuah inisiatif yang menjembatani kerja sama akademik antar universitas di kawasan Asia Tenggara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi antar budaya yang menjadi modal penting dalam menjalani praktik mengajar di Indonesia.

Pengenalan program BIPA di SLSU ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi pendidikan antara kedua negara. Dengan persiapan yang matang, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral sekaligus menjadi pondasi bagi pertukaran ilmu dan budaya yang berkelanjutan antara Indonesia dan Filipina.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *